Yoh 15:16, "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu."
Kalau Tuhan memilih kita bukan asal pilih, tetapi dengan satu tujuan yaitu supaya kita pergi dan menghasilkan buah. Lebih daripada itu, ada tujuan lain lagi: apa yang kita minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu."
Ada 5 macam buah, yaitu:
a. Buah roh (Gal 5:22,23): berbicara tentang perbaikan dalam sikap dan karakter. Ada keseimbangan antara karunia dan karakter.
b. Buah pekerjaan yang baik (Kol 1:10): menjadi pendamai antara manusia dengan Allah
melalui Kristus dan berusaha hidup damai dengan sesama.
c. Buah untuk hidup yang kekal (Yoh 4:36): memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan.
d. Buah kebenaran (2 Kor 9:10): memiliki pikiran dan perasaan Kristus untuk mengasihi orang-orang yang memerlukan pertolongan, misalnya orang-orang miskin.
e. Buah pertobatan (Mat 3:8): perubahan pola hidup setelah bertobat, tidak melakukan perbuatan manusia lama.
Tuhan merindukan agar kita berbuah (Yoh 15:1-2), dan jika kita sudah berbuah akan semakin dibersihkan, supaya semakin banyak berbuah. Rahasia untuk berbuah banyak adalah kita harus tinggal di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita. Artinya kita harus mengasihi Tuhan. Jika kita sudah berbuah banyak, maka kita akan menyenangkan hati Allah Bapa dan kita akan disebut murid-murid Yesus.
Jika tahun 2008 (tahun Yahudi 5768) disebut Samekh Het, yaitu tahun permulaan yang baru. Bagaimana kasih Tuhan dicurahkan ke dalam hati kita. Kita semakin mengasihi Tuhan dengan segenap hati, kekuatan, akal budi dan jiwa kita. Jika kita sudah mengasihi Tuhan dengan kasih mula-mula, maka kita akan dapat berbuah-buah banyak.
Kemudian setelah tanggal 29 September 2008 ini, tahun Yahudi akan mengalami pergantian menjadi Tahun Samekh Tet. Tet (angka "9") dalam bilangan Ibrani seperti gambaran "rahim". Artinya ini berarti seperti 9 bulan masa kehamilan dan disempurnakan dengan melahirkan. Sebab itu, tahun 2009 (tahun Yahudi 5769) merupakan tahun berbuah-buah, musim panen raya, mengalami pelipatgandaan. Apa yang kita minta kepada Bapa, maka tahun 2009 ini kita akan menuai. Kita akan melahirkan ide-ide yang kreatif, mengalami perluasan dalam hal pekerjaan, pelayanan dan bisnis kita. Dan akhirnya kita akan mengalami pelipatgandaan: 2 jadi 4, 4 jadi 16 dan seterusnya.
Ciri-ciri orang yang berbuah: menyukai dan merenungkan firman Tuhan, mengucapkan dan memperkatakan kebenaran Firman Tuhan, menyaksikan tuntunan Tuhan dalam hidup kita.
Kunci untuk berbuah-buah adalah:
1. Seperti Maria kita harus duduk di kaki Tuhan Yesus (Luk 10:39 b), lebih sering masuk hadirat Tuhan, merenungkan firman Tuhan siang dan malam. Akan ada ide-ide kreatif untuk menjalani hidup dan masalah yang ada. Mari berdoa dengan sungguh-sungguh. Hadirat Tuhan itu bukan masalah tempat, tetapi bagaimana sikap hati kita saat menyembah Tuhan.
2. Maria menyentuh dan mengerti kebutuhan Yesus pada saat itu (Yoh 12:3,7). Sebab itu, kita harus peka dan tanggap dengan kehendak Tuhan pada zaman ini. Tuhan Yesus ingin datang untuk keduakalinya ke dunia ini. Apakah kita sudah siap? Dengan cara melipatgandakan Kerajaan Allah di manapun kita berada: sekolah, pekerjaan dan rumah tangga kita.
3. Saat kematian Lazarus, Maria tersungkur di depan kaki Yesus dan menangis (Yoh 11:32), Maria merendahkan diri dan menyembah Tuhan. Akibatnya Yesus menjadi menangis, masygul, terharu dan akhirnya membangkitkan Lazarus (Yoh 11:33-43). Hari-hari ini kita harus menyembah Tuhan dengan cara melakukan kehendak Tuhan, apa pun resikonya.
Karena Tuhan mengasihi kita, maka Tuhan akan mengkondisikan keadaan supaya kita lebih intim dengan Tuhan. Jika keadaan tidak enak, responi dengan semakin mencari Tuhan/intim dengan Tuhan.
Selasa, Oktober 07, 2008
Selasa, September 23, 2008
Berita dari Mesir.. It's a miracle..

Seorang pria Muslim membunuh istrinya karena istrinya
membaca Injil dan kemudian menguburkannya bersama bayi dan
anak perempuannya yang berusia 8 tahun.
Anak-anak itu dikuburkan hidup-hidup!
Kemudian pria itu melaporkan ke polisi bahwa pamannya telah
membunuh kedua anak itu.. 15 hari kemudian, seorang anggota
keluarga lainnya meninggal dunia. Ketika mereka hendak
menguburkannya, mereka menemukan kedua anak perempuan itu
dibawah pasir
DALAM KEADAAN HIDUP!
Mesir digegerkan dengan peristiwa itu
dan sang pria segera ditangkap
Anak perempuan yang paling besar ditanyai,
bagaimana dia bisa tetaphidup dan dia berkata :
'Seorang pria yang memakai jubah putih berkilauan,
dengan kedua tangan yang terluka dan berdarah, datang setiap
hari untuk memberi kami makan. DIA membangunkan ibuku
sehingga bisa menyusui adikku'
Dia diwawancarai oleh televisi nasional Mesir, oleh wanita
Muslim yang menjadi penyiar berita terkenal di Mesir.
Penyiar wanita itu berkata di depan kamera TV,
'Orang berjubah putih itu pastilah Jesus, karena tidak
ada orang yang bisa melakukan hal ini selain DIA !'
Orang Muslim percaya bahwa Isa (Jesus) lah yang melakukan
keajaiban ini, dan luka berdarah di tanganNYA membuktikan
bahwa DIA benar-benar disalibkan, dan juga membuktikan
bahwa DIA benar-benar hidup!
Tetapi kejadian ini jelas bukan sebuah rekayasa,
bagaimana mungkin seorang anak perempuan berusia 8 tahun
bisa mengarang cerita seperti ini, dan tidak ada penjelasan logis
yang bisa menjelaskan bagaimana kedua anak itu bisa tetap hidup,
kejadian itu benar-benar sebuah mukjizat.
Para pemuka Muslim bingung bagaimana menjelaskan
fenomena ini kepada masyarakat, bahkan popularitas film The
Passion tidak membantu mereka menjelaskan kepada publik
bagaimana hal itu bisa terjadi!
Dengan posisi Mesir sebagai pusat media dan pendidikan
di Timur Tengah, berita ini segera tersebar ke seluruh dunia.
Kristus masih juga menjungkir balikkan dunia hingga saat ini!
Biarlah berita ini tersebar, dan bagilah berita keselamatan ini
kepada orang lain.
Karena Tuhan berkata, 'Aku akan memberkati orang
yang percaya kepada-KU.'(Jeremiah 17).
Diterjemahkan dari Milis tetangga yang berjudul asli :
'A miracle from Egypt '
Minggu, September 21, 2008

Aku Bukan Batu Pualam
Bukan tanpa rencana Bapa menciptakan aku.
dengan penuh kasih saya Ia membopong aku.
Dengan pelbagai peristiwa dipahatnya aku
Dalam kesunyian diukirnya aku
Dalam aneka derita dipeluknya aku
Dalam deraian air mata dibasuhnya aku
Di telapak tangan-Nya diukirnya aku.
Namun aku bukan batu pualam yang dingin dan kaku
Aku bukan lampu kristal yang menghiasi museum megah
atau rumah para elite dan bangsawan yang boleh dikagumi.
Namun "Jangan sentuh"
Aku hanya manusia biasa
Yah...aku adalah pengikut-Nya,
yang dibentuk menurut citra-Nya
yang dikasihi sebagai anak-Nya
yang menjadi alihwaris-Nya
Aku menyendiri tetapi aku tidak sendiri
Aku diam namun tidak kosong
aku mendengar suara Tuhan dalam lubuk hatiku
Hatiku berbicara dengan Dia
senantiasa dalam suka dan duka
Tuhan, Engkau tahu
banyak hal yang kuhadapi.
tak mungkin aku sanggup jika dengan kekuatanku sendiri.
Dalam diam dan keheningan batinku
aku menimbah kekuatan dari pada-Nya
Engkaulah Yesus enebusku
tuhan, Engkaulah Allah yang bangkit
"SANG PEMENANG"
Langganan:
Postingan (Atom)