Kamis, Agustus 28, 2008

Harga Sebuah Baju

TRUE STORY !!!

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston , dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University .
Sesampainya disana sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.
'Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard', kata sang pria lembut.
'Beliau hari ini sibuk,' sahut sang Sekretaris cepat.
'Kami akan menunggu,' jawab sang Wanita.
Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak.
Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.
'Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,' katanya pada sang Pimpinan Harvard.
Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka.
Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.
Sang wanita berkata padanya, 'Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkah?' tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.
Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. 'Nyonya,' katanya dengan kasar, 'Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.'
'Oh, bukan,' Sang wanita menjelaskan dengan cepat,
'Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.'
Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, 'Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung? Kalian perlu memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.'
Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang.
Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, 'Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?'
Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan. Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard.
Universitas tersebut adalah Stanford University , salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

Pesan Moral :

Kita, seperti pimpinan Harvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai.
Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, maka dari itu jgn menilai orang dari penampilan yg mentereng saja.

Senin, Agustus 25, 2008

TIPS MEMULAI HARI DENGAN CERAH


Hari yang cerah bukan ditandai dengan matahari yang bersinar terang atau udara yang sejuk, melainkan dari hati danpikiran yang segar. Kecerahan suatu hari dimulai dari diri anda sendiri. Kita tahu bahwa sesuatu yang dimulai dengan baik merupakan separuh dari pencapaian tujuan.

Karena itu, memulai aktivitas hari ini dengan kecerahan suasana adalah modal besar untuk menyelesaikan hari dengan baik pula. Bagaiman memulai hari dengan cerah sangat dipengaruhi oleh pola hidup kita. Berikut beberapa tips ringan agar kita bisa memulai hari dengan cerah.

  1. MULAILAH DARI MALAM HARI

Kita tak bisa berharap bangun dengan segar jika di malam harinya tak cukup tidur nyenyak. Hari esok yang cerah dimulai dari malam ini. Bila anda masih mempunyai masalah, yakinlah masih ada waktu esok untuk menyelesaikannya lebih baik lagi.

  1. BANGUN LEBIH PAGI

Bangunlah lebi pagi daripada terbitnya matahari. Jumpai keheningan dan kesunyian. Pagi buta adalah saat yang tepat untuk menemukan sisi damai dalam diri anda.

  1. DAMAI KAN PIKIRAN DAN TENTRAMKAN JIWA

Jangan terburu melakukan aktivitas. Resapi saja suasana pagi yang dami ini. Berdoa, sampaikan syukur atas hidup yang masih diberikan pada kita dengan bersaat teduh.

  1. SEGARKAN TUBUH

Minum air. Hirup aroma teh atau kopi yang menyegarkan. Berjalan-jalanlah keluar. Pompa udara banyak-banyak ke dalam paru-paru. Lakukanlah olahraga ringan. Mandi dengan air segar. Bersihkan tubuh baik-baik. Tetaplah mengingat janji anda tadi pagi untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi semesta hari ini.

  1. HINDARI RASA LAPAR

Isi perut anda secukupnya. Sarapan yang baik adalah modal untuk kebugaran tubuh anda sepanjang hari. Jangan asal kenyang, namun cukupkan kebutuhan energi dan gizi.

  1. TEBARKAN SENYUM

Tak peduli apakah matahari bersinar cerah atau mendung menggayut, sapalah orang-orang yang anda jumpai. Tanyakan kabar mereka, maka jangan terkejut jika mereka pun akan membalas senyum anda.

  1. BERSYUKURLAH

Apa pun yang terjadi, entah itu hari hujan, jalan macet, kereta datang terlambat, kendaraan mogok, atau apa pun yang terjadi, terimalah semua itu apa adanya. In everything, give thanks.

Jumat, Agustus 15, 2008

PORSENI_KAJ




... kita BISA!




Bersamaan dengan Pesta Rakyat (20 Juli) Paroki Santa Odilia dalam rangka memperingati Santa Pelindung Paroki yang jatuh pada tanggal 18 Juli, BIR Paroki Santa mempersembahkan hadiah terindah buat paroki kita... suatu perjuangan yang luar biasa yang sudah dimulai sejak tanggal 15 Juni 2008. saat itu teman-teman remaja kita mengikuti kegiatan PORSENI tingkat dekenat yang diadakan sekolah Santa Lorensia. dari 4 cabang olahraga yang diikuti (basket Putra/i dan mini soccer putra/i, remaja kita telah menggondol 2 buah piala pada cabang basket putri sebagai juara I dan mini soccer putra di peringkat ke 3....




kita bisaaaaaaa., tak di sangka ditingkat keuskupan pun teman-teman remaja kita yang mewakili dekenat Tangerang di cabang basket Putri, sekali lagi berjuang demi sebuah nama, mereka telah mempersembahkan sebuah hadiah di hari peringatan santa Odilia pelindung paroki tahun.... kebanggaan kita tentunya tidak sampai di sini banyak hal yang perlu kita kembangkan bersama, maka mari kita bergandengan tangan demi mengembangkan pertumbuhan iman anak-anak remaja terkhusus di Paroki Santa Odilia...ini lah tugas kita semua yang berada di bawah lindungan Santa Odilia.




Kejuaran atau piala yang diraih harusnya tidak menjadi target kita, yang terpenting bahwa sejauh mana pertumbuhan iman remaja bisa bertumbuh paling kurang lewat lewat acara-acara seperti itu.




PROFICIAT BUAT TEMAN-TEMAN REMAJA YANG TELAH BERPARTISIPASI,


DAN JUGA BUAT SEMUA YANG TELAH DENGAN CARANYA SENDIRI-SENDIRI MENDUKUNG BIR SANTA ODILIA!!!




salam dalam hati Kudus Yesus dam Maria


marants